fbpx

Relevansi Perjalanan Pendidikan Nasional

Saat ini saya merupakan mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 tahun 2023 jurusan bimbingan dan konseling. Dengan mengikuti PPG Prajabatan ini diharapkan dapat membentuk karakterisitik yang ada pada diri saya untuk menjadi calon guru yang profesional yang berpihak pada peserta didik serta memberikan pengajaran ataupun bimbingan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Pendidikan yang berpihak kepada peserta didik menurut Ki Hadjar Dewantara yaitu dalam proses pembelajaran harus melibatkan peserta didik secara aktif agar pembelajaran tersebut menjadi lebih bermakna. Menjadi seorang guru yang berpihak kepada peserta didik yaitu tidak boleh menganggap bahwa semua murid itu sama, karena setiap peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebagai calon guru yang profesional diharapkan dapat menuntun dan menjadi fasilitator dalam mengembangkan karakteristik dan potensi yang mereka miliki.

Pendidikan di Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Banyaknya perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Pendidikan pada masa kolonial dikhususkan untuk kaum bangsawan, jumlah guru pada saat itu juga terbatas, dan sekolah hanya diperuntukkan untuk orang eropa sedangkan pribumi diperbolehkan sekolah namun hanya diberikan pembelajaran membaca, menulis dan berhitung. Seiring berjalannya waktu adanya perubahan Pendidikan setelah kemerdekaan yaitu berupaya menyelenggarakan pendidikan yang bisa diakses untuk semua golongan serta pendidikan yang memperhatikan kebudayaan bangsa.

Pendidikan di masa sekarang ini, banyak sekolah yang belum menerapkan kurikulum merdeka, masih terpaku pada kurikulum 2013 dan masih ditemukan metode pembelajaran yang menerapkan Teacher Centered, yang dimana seorang guru memberikan metode pembelajaran ceramah, dan peserta didik hanya sebatas memahami, serta mendengarkan dan menuliskan catatan. Kurikulum yang tidak sesuai dengan minat dan bakat siswa, serta tidak mengembangkan kreativitas dan keterampilan abad 21, serta peraturan yang diterapkan di sekolah yang berat sebelah, diskriminatif, dan menghalangi partisipasi siswa. 

Hal tersebut dapat diatasi dengan menerapkan kurikulum merdeka belajar yang memberikan kebebasan kepada guru dan peserta didik untuk menentukan tujuan, materi, metode, dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan potensi, minat, dan kebutuhan mereka. Kurikulum ini juga mengacu pada profil pelajar pancasila, yang mengembangkan nilai, etika, estetika, logika, dan kinestetika. Selanjutnya, seorang pendidik dapat menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, yang melibatkan siswa secara aktif, kooperatif, dan induktif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran ini membantu siswa mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan di abad 21.

Refleksi Diri

Setelah mempelajari materi Perjalanan Pendidikan Nasional, saya menyadari bahwa masih minimnya ilmu pengetahuan saya tentang bagaimana perjalanan pendidikan di Indonesia, setelah mempelajari materi ini saya mulai belajar banyak hal tentang pendidikan menurut pandangan Ki Hadjar Dewantara yang menginginkan peserta didik tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang merdeka. Selain itu, setelah mempelajari materi ini saya sebagai calon guru dapat menerapkan perspektif pendidikan Ki Hajar dewantara yang dapat memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran tersebut dapat bermanfaat bagi peserta didik, serta menciptakan pembelajaran yang berdiferensiasi untuk menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki oleh peserta didik.

Â