Della Rempas·dibaca normal 7 menitDukung Bersama, Menciptakan Ruang Aman bagi Perempuan Jangan Takut Bicara: Mendukung Korban Kekerasan Seksual
suvi elvirawati Zebua·dibaca normal 10 menitDukung Bersama, Menciptakan Ruang Aman bagi Perempuan Membangun Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual, Melalui Pendidikan dan Kesadaran Oleh : Suvi Elvirawati Zebua
Yuniar Prehatini·dibaca normal 4 menitPraktik Baik Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan di Lingkungan Sekolah TRANSFORMASI MEDIA KREATIF DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS MENGHADAPI TRAGEDY OF THE COMMONS MELALUI DUNIA PENDIDIKAN
Melawan Kesenjangan: Pembelajaran Bahasa Isyarat sebagai Kunci Mewujudkan Kesadaran akan Isu Disabilitas Agustinus Allan Porajow·Februari 1, 2023Dewasa ini, penguasaan bahasa asing semakin dilantangkan sebagai bagian dari perkembangan zaman. Bukan tanpa alasan, dengan munculnya globalisasi,...#Disabilitasbahasaisyaratkesenjangan0 Komentar·dibaca normal 4 menit
Budaya Tuli sebagai Fondasi Pembangunan Inklusif melalui Konsep Smart City yang Aksesibel Gracia Ayni Warella·Februari 1, 2023Interaksi tanpa henti antar individu dan kelompok telah membentuk ratusan budaya di dunia. Keragaman budaya tersebut kerap menjadi...#Disabilitas16 Komentar·dibaca normal 7 menit
Kampus Inklusif: Ruang Publik Ramah Disabilitas Berawal dari Sini Rinda Gusvita·Januari 20, 2023Alih-alih menyebutnya disabilitas, Saya lebih suka menyebut different ability (difable) untuk menyebut seseorang mempunyai kemampuan berbeda. Terminologi ini penting karena tujuannya mempromosikan upaya untuk mengutamakan orang dan ramah disabilitas perlu dengan bahasa yang tidak ketinggalan zaman, menghina atau menggurui tentang disabilitas dan penyandang disabilitas. Tidak sedikit orang yang mengagap bahwa difabel itu sakit, kurang beruntung, membutuhkan, dan tidak seperti “kita” kebanyakan. Padahal, sebagian besar penyandang disabilitas menganut filosofi hidup mandiri sebagai populasi yang tumbuh dengan kuat, mandiri, dengan sedikit perbedaan dari populasi lainnya. Banyaknya ketidaknyamanan yang mungkin dialami penyandang disabilitas dipandang sebagai satu-satunya perbedaan nyata antara penyandang disabilitas dan non disabilitas. #Disabilitaskampus berkelanjutankampus inklusif0 Komentar·dibaca normal 5 menit
Internalisasi Core Values “BerAKHLAK”: Membangun Pelayanan Publik yang Inklusif dan Tidak Diskriminatif Dwi Handriyani·Desember 23, 2022Penerapan budaya pelayanan prima di segala sektor pembangunan di Indonesia adalah ruh bagaimana seharusnya negara harus selalu hadir untuk warganya. Suatu kewajiban yang hakiki untuk memberikan pelayanan publik yang adil dan inklusif bagi semua unsur di masyarakat. Internalisasi core values "BerAKHLAK" menjadi pondasi bagaimana sebaiknya para pelayan publik melayani masyarakat. Tidak ada lagi membeda-bedakan pelayanan yang menjadi kesenjangan sosial di masyarakat. Semua berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif, khususnya bagi kelompok rentan dan disabilitas. #Disabilitas#Indonesiainklusif#Lansia#RuangPublikRamahDisabilitas0 Komentar·dibaca normal 3 menit
Kompetisi Menulis Beranda Inspirasi: Serukan Perdamaian tanpa Kekerasan Admin·Oktober 10, 2022“Non-violence is a weapon of the strong” – Mahatma Gandhi Menciptakan perdamaian adalah tugas bersama yang dapat...#BerandaInspirasikompetisi menulisperdamaiantanpakekerasan1 Komentar·dibaca normal 2 menit