Pendaftaran Agen Perlinsos Dibuka, Warga Bisa Bantu Usul dan Sanggah Bansos

Simulasi tampilan menu di smartphone untuk mendaftar menjadi Agen Perlinsos
Laman Agen Perlinsos.

Menteri Sosial, Gus Ipul, mengajak warga menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu tetangga mengakses layanan bansos. Relawan ini mendampingi proses pengusulan dan sanggahan data.

Ajakan itu disampaikan Gus Ipul saat memimpin ikrar bersama 1.356 camat, lurah, dan ketua RT/RW di Semarang pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Mereka menyatakan komitmen mendampingi warga.

Dalam acara di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Semarang, ia menekankan bahwa pengurus lingkungan paling dekat dengan keluarga yang membutuhkan layanan perlindungan sosial.

Pemerintah memperluas pendataan digital agar keluarga yang memenuhi kriteria tidak terlewat. Agen membantu menjangkau warga yang terkendala perangkat, koneksi, atau pengetahuan soal pendaftaran.

Pendamping lokal bisa mengurangi kebingungan saat warga mengisi data, terutama jika mereka belum terbiasa memakai layanan digital. Namun, tugas agen tetap sebatas pendampingan administrasi.

Warga juga perlu memeriksa kembali informasi yang dimasukkan dan menjaga kerahasiaan identitas pribadi. Agen cukup mendampingi proses pendaftaran tanpa mengambil alih akun milik warga.

Apa Itu Agen Perlinsos?

Agen Perlinsos adalah relawan perorangan yang membantu masyarakat sekitar mengakses layanan perlindungan sosial. Mereka menjadi penghubung bagi warga yang kesulitan mengurus proses secara mandiri.

Melalui portal Perlinsos, warga bisa mengusulkan diri atau keluarga sebagai calon penerima bansos, memeriksa status, melihat alasan penolakan, dan mengajukan sanggahan saat data tidak sesuai.

Agen tidak berwenang menetapkan penerima bantuan. Pemeriksaan identitas dan kelayakan dilakukan melalui sistem serta data administrasi pemerintah untuk menentukan sasaran bansos.

Agen bisa membantu warga menyiapkan informasi, mengisi formulir, memahami status permohonan, dan menyampaikan kendala. Jika ada kesalahan data, mereka mengarahkan warga ke jalur koreksi resmi.

Di Semarang, Sekda Handi Priyanto menyebut ada 4.041 Agen Perlinsos dan 8.675 keluarga yang telah dibantu mendaftar. Data itu disampaikan dalam acara pada Oktober 2026.

Kehadiran Agen Perlinsos diharapkan dapat mempercepat proses verifikasi penerima bantuan di tingkat desa dan kelurahan. Petugas di lapangan nantinya akan mendampingi warga yang ingin melakukan pengajuan sanggah dan pemutakhiran data DTSEN agar alokasi bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Cara Mendaftar sebagai Agen Perlinsos

Masyarakat yang ingin menjadi relawan perlu menyiapkan identitas kependudukan digital sebelum memulai pendaftaran. Prosesnya dilakukan melalui portal resmi yang disediakan pemerintah, bukan melalui perantara berbayar.

  1. Siapkan KTP elektronik dan aktifkan akun Identitas Kependudukan Digital (IKD). Akun ini diperlukan untuk mengakses layanan identitas digital pada portal Perlinsos.
  2. Buka portal resmi perlinsos.kemensos.go.id, lalu cari pilihan Daftar Menjadi Agen di halaman utama.
  3. Pilih menu pendaftaran dan ikuti petunjuk yang muncul pada layar. Pastikan alamat situs benar sebelum memasukkan informasi identitas pribadi.
  4. Lengkapi data diri sesuai dokumen resmi dan jalani verifikasi wajah jika diminta oleh sistem. Periksa setiap isian agar tidak terjadi kesalahan saat memasukkan informasi.
  5. Baca pernyataan komitmen calon agen sampai tuntas, kemudian setujui apabila seluruh ketentuannya sudah dipahami dan sesuai dengan kesediaan Anda menjadi relawan.
  6. 6unggu verifikasi sistem dan periksa kembali status pendaftaran. Jika proses gagal atau portal mengalami gangguan, coba lagi melalui laman resmi, bukan tautan dari pihak yang tidak dikenal.

Setelah terdaftar, agen dapat mendampingi warga yang kesulitan memakai layanan. Utamakan lansia, penyandang disabilitas, atau warga yang tidak memiliki perangkat untuk mengisi data.

Sebelum membantu, jelaskan bahwa tugas agen hanya memfasilitasi pendaftaran. Warga tetap perlu memeriksa isi data, menjaga akses akun sendiri, dan memutuskan informasi yang diperbarui.

Agen Perlinsos Tak Digaji dan Dilarang Pungli

Menjadi Agen Perlinsos merupakan kegiatan sosial yang dilakukan secara sukarela. Kementerian Sosial menegaskan bahwa relawan tidak menerima gaji dan dilarang meminta imbalan kepada warga yang dibantu mendaftar bansos.

“Agen Perlinsos ini adalah relawan, tidak ada gaji, tidak ada ongkos, dan bahkan tidak boleh memungut biaya dari yang didaftarkan, tidak boleh memanipulasi data,” ujar Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, dikutip dari Kompas.com pada 5 Oktober 2026.

Larangan itu mencakup permintaan uang, barang, hadiah, maupun bentuk imbalan lainnya. Agen juga tidak boleh menjanjikan bahwa seseorang pasti mendapatkan bantuan setelah menyelesaikan proses pendaftaran.

Kemensos menegaskan bahwa agen tidak memiliki kewenangan menentukan penerima bansos. Proses pemeriksaan identitas dan kelayakan dilakukan melalui sistem yang terintegrasi dengan data administrasi pemerintah.

Masyarakat perlu waspada jika ada pihak yang mengaku sebagai agen lalu meminta bayaran untuk meloloskan pengajuan bantuan. Praktik semacam itu bertentangan dengan ketentuan program dan berpotensi merugikan warga.

Untuk menjaga layanan tetap transparan, warga bisa melaporkan dugaan pungutan kepada dinas sosial setempat atau kanal pengaduan resmi Kemensos. Pendampingan pendaftaran semestinya berlangsung gratis tanpa janji kelulusan.

Aturan ini juga menjadi pengingat bagi calon relawan agar menjalankan tugas sesuai batas kewenangannya. Agen membantu warga mengakses layanan, sementara penetapan penerima bansos mengikuti hasil verifikasi dan ketentuan program pemerintah.

Terdaftar Tidak Otomatis Menerima Bansos

Pendaftaran melalui portal atau pendampingan agen tidak menjamin seseorang langsung memperoleh PKH atau BPNT. Hasil akhir mengikuti verifikasi, kriteria program, prioritas penerima, dan anggaran.

Warga sebaiknya menyampaikan kondisi keluarga secara jujur dan mencocokkan data kependudukan dengan dokumen resmi. Informasi yang keliru bisa menghambat pemeriksaan dan pembaruan data.

Ukuran keberhasilan agen bukan jumlah janji bantuan, melainkan berapa banyak warga terbantu mengakses layanan dan mencatatkan data dengan benar. Cara kerja terbuka bisa menjaga kepercayaan warga.

Masyarakat yang sudah mendaftar juga perlu memeriksa perkembangan permohonannya melalui kanal resmi. Jika belum ditetapkan sebagai penerima, status itu tidak otomatis menandakan agen melakukan kesalahan karena keputusan kelayakan berada pada sistem.