Sempat Gangguan, Bos Flip Minta Maaf dan Pastikan Layanan Segera Pulih

Sempat Gangguan, Bos Flip Minta Maaf dan Pastikan Layanan Segera Pulih
Flip.

Gangguan Flip yang berlangsung sejak 4 Oktober 2026 mulai berangsur pulih. Saldo pengguna kini sudah kembali bisa dipakai, sementara sejumlah layanan lain masih dalam proses pemulihan.

Co Founder sekaligus Direktur Utama Flip Rafi Putra Arriyan meminta maaf setelah kendala aplikasi membuat sejumlah transaksi gagal diproses dan saldo pengguna sempat tidak bisa digunakan.

Flip menyebut proses pemulihan masih berjalan dan tim perusahaan tetap bekerja untuk mengembalikan layanan. Sejumlah pengguna pun masih melaporkan fitur tertentu yang belum normal.

Keluhan mulai muncul ketika transaksi pengguna tertahan dan saldo tidak bisa digunakan seperti biasa. Laporan dari pengguna beredar di media sosial sebelum kondisi layanan kembali berangsur pulih.

Dari pantauan di media sosial, keluhan pengguna sudah terlihat sejak Sabtu, 3 Oktober 2026. Sementara pengumuman gangguan dari Flip disampaikan pada Senin, 5 Oktober 2026.

Sampai 7 Oktober 2026, perusahaan belum menjelaskan penyebab teknis gangguan, jumlah pengguna yang terdampak, atau kapan seluruh fitur akan kembali normal sepenuhnya.

Sempat Gangguan Selama Beberapa Hari

Gangguan layanan Flip berlangsung selama beberapa hari dan membuat sejumlah pengguna kesulitan bertransaksi. Keluhan soal saldo tertahan dan transaksi gagal muncul di media sosial.

Keluhan pengguna disebut sudah terlihat sejak Sabtu, 3 Oktober 2026. Flip kemudian mengumumkan adanya gangguan pada layanan dan meminta pengguna menunggu proses pemulihan.

Selama masa pemulihan, perusahaan menyatakan fokus menjaga keamanan saldo serta mengembalikan fungsi aplikasi secara bertahap. Waktu normal penuh untuk seluruh fitur belum diumumkan.

Gangguan ini juga membuat sebagian pengguna kesulitan memakai saldo untuk kebutuhan yang mendesak. Sejumlah pelanggan kemudian menyampaikan keluhan melalui media sosial karena transaksi mereka belum kunjung berjalan normal.

Flip belum menjelaskan secara rinci penyebab gangguan yang terjadi. Perusahaan juga belum menyampaikan jumlah pengguna yang terdampak maupun waktu pasti seluruh fitur akan kembali beroperasi.

Bos Flip Minta Maaf dan Pastikan Layanan Segera Pulih

Setelah gangguan berlangsung beberapa hari, manajemen Flip akhirnya menyampaikan perkembangan terbaru sekaligus meminta maaf kepada pengguna. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

“Saya ingin meminta maaf kepada teman-teman pengguna Flip semua atas kendala yang dialami oleh aplikasi kami sejak hari Minggu kemarin,” ujar Rafi Putra Arriyan, dikutip dari akun Instagram resmi @flip_id.

Rafi yang menjabat Co Founder sekaligus Direktur Utama Flip mengatakan timnya terus bekerja menjaga keamanan saldo dan memulihkan layanan. Ia juga menyebut komunikasi dengan Bank Indonesia terus dilakukan.

“Kami juga sudah terus berkomunikasi kepada Bank Indonesia untuk mendapatkan arahan,” ujar Rafi dalam pernyataannya, dikutip dari akun resmi Flip.

Setelah menyampaikan permintaan maaf, Rafi membawa kabar terbaru soal kondisi saldo pengguna. Ia mengatakan saldo Flip sudah kembali bisa digunakan, meski pemulihan fitur lain masih berlanjut.

“Alhamdulillah saat ini saldo Flip sudah kembali dapat digunakan dan kami juga Insya Allah akan terus membuka layanan-layanan lain agar teman-teman dapat menggunakan Flip seperti sebelumnya,” ucap Rafi.

Ia juga memastikan layanan refund sudah dibuka sejak Selasa, 6 Oktober 2026. Perkembangan berikutnya akan disampaikan melalui kanal media sosial resmi Flip selama proses pemulihan masih berlangsung.

Layanan yang Sudah Bisa Diakses

Flip memastikan fitur Flip Saldo atau Dutamoney sudah bisa digunakan kembali. Saldo yang berada di SuperFlip atau Aladin juga disebut telah kembali tersedia bagi pengguna.

Selain akses saldo, layanan refund sudah dibuka sejak Selasa, 6 Oktober 2026. Perusahaan menyebut informasi berikutnya akan disampaikan melalui kanal media sosial resmi Flip.

Pembukaan fitur dilakukan secara bertahap sehingga kondisi setiap layanan belum tentu sama. Sebagian pengguna sudah bisa melakukan transfer, sementara fitur lain masih dikeluhkan.

Dalam tanggapan kepada pengguna, akun resmi Flip juga menyebut tim terus memantau perkembangan layanan. Pengguna yang masih mengalami kendala diarahkan menghubungi customer service melalui menu bantuan.

Bagi pengguna yang hendak mengajukan refund, bukti transaksi sebaiknya tetap disimpan. Informasi seperti nominal, waktu transaksi, dan nomor referensi bisa membantu saat proses pemeriksaan berlangsung.

Sejumlah Pengguna Masih Alami Gangguan

Laporan pengguna di kolom komentar Instagram Flip memperlihatkan gangguan belum sepenuhnya selesai. Beberapa akun mengaku masih gagal memakai layanan tertentu meski saldo sudah aktif.

“belum bisa transaksi2,” tulis pengguna dengan akun @siti.syarifah2000 pada unggahan Flip yang menjelaskan bahwa beberapa layanan sudah kembali bisa digunakan.

“di akun saya belum normal ya kak. Super flip by aladin,” tulis @nuryani_kusumadewi ujarnya pada postingan yang sama.

“Punyaku sudah bisa transfer tapi gak bisa top up min,” tulis @nthanzzha10. Ia menjadi salah satu pengguna yang sudah bisa memakai sebagian fitur, tetapi masih menemui kendala.

“Saya sdh bisa transfer ke bank dari saldo flip, namun utk ke e-wallet dan qris msh blm bisa..fyi smua,” tulis @andrialphacentauri dalam komentar di unggahan yang sama.

Keluhan itu memberi petunjuk bahwa pemulihan belum terjadi pada semua fungsi aplikasi. Kondisi seperti ini masih mungkin berubah ketika perusahaan membuka fitur lain satu per satu.

Penyebab Gangguan Belum Dijelaskan ke Publik

Penyebab gangguan belum disampaikan secara terbuka oleh Flip. Karena itu, berbagai dugaan yang beredar di media sosial belum bisa dipastikan sebagai sumber masalah layanan.

Bisnis.com melaporkan Flip belum memberikan penjelasan mengenai penyebab gangguan, jumlah pengguna terdampak, maupun perkiraan waktu pemulihan penuh hingga pembaruan pada 7 Oktober.

Flip memilih menyampaikan perkembangan pemulihan melalui kanal resminya. Pengguna yang masih mengalami kendala bisa mengikuti pembaruan itu sambil mengecek kondisi transaksi di akunnya.

Untuk sementara, perkembangan paling baru berasal dari pernyataan perusahaan dan laporan pengguna. Pemulihan masih berjalan sampai fitur yang tersisa kembali dibuka dan layanan beroperasi seperti biasa.