fbpx

Pencegahan “Salah Jurusan” dengan Perencanaan Pendidikan yang Benar

Setiap tahunnya, ribuan calon mahasiswa berlomba-lomba untuk mendaftar di perguruan tinggi dengan jurusan yang diminati.  Banyaknya pilihan jurusan pada setiap perguruan tinggi menjadikan memilih jurusan itu tidak mudah. Hal ini dikarenakan banyaknya perguruan tinggi dan program studi yang bermacam-macam yang membuat calon mahasiswa menjadi kebingunggan dalam memilih perguruan tinggi dan program studi apa yang akan diambil.

Calon mahasiswa juga kurang mampu menentukan perguruan tinggi, kebanyakan pilihan mererka hanya terpaku pada hal-hal menarik dalam suatu program studi di perguruan tinggi dan prospek kedepannya untuk program studi tersebut tanpa melihat kemampuan mereka baik dari segi pendidikan ataupun ekonomi nya. Kurang nya pemahaman dan ketidakcocokan kemampuan mereka dengan jurusan yang mahasiswa pilih nanti akan menyebabkan terjadinya “Salah Jurusan”.

Salah jurusan  dapat dipahami sebagai perasaan tidak cocok yang dialami oleh mahasiswa selama mempelajari ilmu terkait jurusan yang diambil di perguruan tinggi yang mereka pilih.  Hal ini dirasakan banyak mahasiswa sudah memasuki tahun pertama perkuliahannya dimana mulai muncul rasa tidak puas akan ketidaksesuaian ekspetasi awal terhadap perkuliahan yang dijalaninya atau ketidakmampuan dalam mengikuti pelajaran-pelajaran yang ada di perguruan tinggi baik dari segi cara penyampaian materi sampai pengerjaan tugas selama perkuliahan.

Penyebab mahasiswa salah dalam memilih jurusan mereka karena beberapa factor seperti faktor ekonomi, paksaan dari orang tua, mengikuti pilihan yang sama dengan temannya, dan kurangnya pemahaman tentang jurusan yang dipilihnya di perguruan tinggi. Hasil penelitian Indonesia Career Center Network (ICCN) menunjukkan sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia mengakui jurusan yang diambil tidak sesuai dengan minatnya. Oleh karena itu perencanaan pendidikan sebelum menentukan pilihan perkuliahan sangat penting dilakukan oleh pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. 

Salah jurusan dapat dicegah dengan menyusun suatu perencanaan pendidikan selama masa pra-kuliah. Perencanaan Pendidikan adalah proses untuk mempersiapkan keputusan-keputusan pada kegiatan diwaktu yang akan datang di bidang pengembangan pendidikan. Dalam penyusunannya, calon mahasiswa perlu mengenali minat dan bakat yang dimilikinya. Hal ini bertujuan agar pilihan yang telah ditentukan sesuai dengan kemampuan dan dapat dipertanggung jawabkan oleh mahasiswa yang terkait dan  mampu mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimilikinya lewat pembelajaran selama perkuliahan.

Selain itu dalam penyusunan perencanaan pendidikan kita juga terlebih dahulu harus mengetahui  lingkungan belajar di perguruan tinggi seperti sistem pembelajaran ataupun hal-hal yang berkaitan dengan jurusan yang akan dipilih nantinya. Kesesuaian terhadap lingkungan belajar dan jurusan juga sangat menentukan kualitas dan produktivitas mahasiswa proses belajarnya karena disitulah mahasiswa akan belajar selama 4 tahun untuk mengembangkan potensi dan ilmu pengetahuan yang ada dalam dirinya. Sebaliknya jika merasa tidak sesuai dengan lingkungan belajar dan jurusannya, mahasiswa cenderung merasa lesu dan akibatnya produktivitas serta pengetahuan yang dipelajarinya kurang. Oleh karena itu selain perlu mengenali potensi yang ada dalam diri sendiri kita juga perlu mengenali lingkungan tempat belajar nantinya.